Wisata Gunung Bromo Jawa Timur

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Kawasan Konservasi TNBTS berada di wilayah Malang, Pasuruan, Lumajang dan Probolinggo

kuda tengger di bukit hijau kaldera bromo

Penunggang Kuda Orang Tengger

warga dan budaya asli yang mendiami kawasan Gunung Bromo dan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

gunung bromo diakses dari malang jawa timur

dari Pananjakan melihat Bromo

Panorama sunrise tercantik yang bisa dinikmati di Seruni point, Pananjakan satu dan Pananjakan dua.

sewa jeep bromo

Sewa Jeep Bromo

IDR 1200K
Jeep Bromo Malang
IDR 600K
Jeep Bromo Probolinggo
wisata gunung bromo dari Batu dan Malang

Bromo Setiap Hari

IDR 300.000/pax
Setiap hari dari Malang
IDR 350.000/pax
Bromo setiap hari dari Batu
kawah ijen - madakaripura - gunung bromo

Kawah Ijen Setiap Hari

IDR 225.000/pax
Ijen setiap hari dari Banyuwangi

Paket Wisata Gunung Bromo

Bromo Tengger Semeru

Selasa, 15 September 2020

Wisata Bromo Setiap Hari dari Malang dan Batu

wisata Bromo setiap hari dari kota Malang dan Batu Satu orang atau sendiri, Anda bisa gabung dengan Explore Bromo dengan pemberangkata setiap hari dari kota Malang dan Batu. Bayar sekali untuk semua fasilitas wisata selama di Gunung Bromo hingga diantar kembali ke lokasi penjemputan, alamat atau hotel tempat menginap.
open trip gili labak madura

Open Trip Bromo Puncak B29/P30 - Air Terjun Tumpak Sewu

open trip bromo puncak B29/P30 Air Terjun Tumpak Sewu dan Goa Tetes Jadwa Baru Trip Puncak B29 tahun 2020 pemberangkatan terjadwal sekali setiap bulan dari kota Surabaya dengan tujuan Bromo dari puncak B29/P30 serta wisata ke Air terjun Tumpak Sewu dan Goa Tetes Lumajang. Perjalana ini tanpa menginap, berangkat pagi pulang sore kembali ke titip meeting point Surabaya.
open trip gili labak madura

Harga Sewa Jeep Bromo Tujuan Destinasi Lengkap & Murah

harga terbaru dan termurah sewa jeep bromo Sewa Jeep Bromo, selain menyediakan berbagai trip baik Private atau Open Trip, Explore Bromo juga menyediakan layanan sewa Jeep Bromo. Anda tidak perlu mengikuti itinerary dan jadwal umumnya paket wisata yang dikelola oieh trip organizer. Silahkan mengatur jadwal berangkat dan lokasi penjemputan bisa langsung di alamat atau penginapan.
open trip gili labak madura

Senin, 14 September 2020

Gunung Bromo, Tak Kenal Maka Tak Datang

gunung dan kawah bromo Daya tarik Gunung Bromo yang istimewa adalah kawah di tengah kawah dengan lautan pasirnya yang membentang luas di sekeliling kawah Bromo yang sampai saat ini masih terlihat mengepulkan asap putih setiap saat, manandakan Gunung ini masih aktif.

Gunung Bromo (2.329 m dpl), adalah salah satu gunung dari beberapa gunung lainnya yang terhampar di kawasan Komplek Pegunungan Tengger, berdiri diareal Kaldera berdiameter 8-10 km yang dinding kalderanya mengelilingi laut pasir sangat terjal dengan kemiringan ± 60-80 derajat dan tinggi berkisar antara 200-600 meter. Daya tarik Gunung Bromo yang istimewa adalah kawah di tengah kawah dengan lautan pasirnya yang membentang luas di sekeliling kawah Bromo yang sampai saat ini masih terlihat mengepulkan asap putih setiap saat, manandakan Gunung ini masih aktif.

open trip bromo malang batu

Sejarah Pembentukan Gunung Bromo

Menurut sejarah terbentuknya Gunung Bromo dan lautan pasir berawal dari dua gunung yang saling berimpitan satu sama lain. Gunung Tengger (4.000 m dpl) yang merupakan gunung terbesar dan tertinggi pada waktu itu. Kemudian terjadi letusan kecil, materi vulkanik terlempar ke tenggara sehingga membentuk lembah besar dan dalam sampai ke desa sapi kerep. Letusan dahsyat kemudian menciptakan kaldera dengan diameter lebih dari delapan kilometer.

Karena dalamnya kaldera, materi vulkanik letusan lanjutan tertumpuk di dalam dan sekarang menjadi lautan pasir dan di duga dulu kala pernah terisi oleh air dan kemudian aktivitas lanjutan adalah munculnya lorong magma ditengah kaldera sehingga muncul gunung - gunung baru antara lain Lautan pasir, Gunung Widodaren, Gunung watangan, Gunung Kursi, Gunung Batok dan Gunung Bromo.

Legenda Masyarakat Tengger Bromo

Menurut legenda dijelaskan tentang asal usul Suku Tengger ini. Dahulu di pulau Jawa di perintah oleh Raja Brawijaya dari Majapahit yang mempunyai anak perempuan bernama Rara Anteng yang menikah dengan Joko Seger, keturunan Brahmana. Ketika terjadi pergolakan di pulau Jawa, sebagian masyarakat yang setia pada agama Hindu melarikan diri ke pulau Bali. Sebagian lainnya menarik diri dari dunia keramaian dan bermukim di sebuah dataran tinggi di kaki Gunung Bromo, dipimpin oleh Roro Anteng dan Joko Seger, jadilah mereka suku Tengger, kependekan dari AnTeng dan SeGer.

Komplek Pegunungan

Gunung Bromo termasuk bagian salah satu gunung yang berada di Komplek Pegunungan Tengger. Pada hamparan pasir yang sangat luas (Laut Pasir) dengan gunung-gunung di tengahnya yaitu: Gunung Bromo (2.392 m dpl), Gunung Batok ( 2.440 m dpl), Gunung Widodaren (2.614 m dpl), Gunung Watangan (2.601 m dpl) dan Gunung Kursi (2.581 m dpl). Dinding kaldera yang mengelilingi laut pasir sangat terjal dengan kemiringan ±60-80 derajat dan tinggi berkisar antara 200-600 meter.

Di keliling kaldera Tengger terdapat beberapa gunung diantaranya adalah G. Penanjakan (2.770 m dpl.), Gunung. Cemorolawang, vLingker (2.278m dpl.), Gunung Pundak Lembu (2.635 m dpl.), Gunung Jantur (2.705 m dpl.),Gunung Ider-ider (2.527 m dpl.) serta Gunung Mungal (2.480 m dpl.). Sedangkan pada Komplek Pegunungan Jambangan terdapat Gunung Lanang (2.313 m dpl), v Ayek-ayek (2.819 m dpl), G. Panggonan Cilik (2.883 m dpl), G Keduwung (2.334 m dpl), G Jambangan (3.020 m dpl), Gunung Widodaren (2.000 m dpl), Gunung Kepolo (3.035 m dpl), Gunung Malang (2.401 m dpl), dan Gunung Semeru (3.676 m dpl).

Sunrise Gunung Bromo

Salah satu atraksi yang paling menarik di atas Gunung Bromo adalah Matahari terbit. Gumpalan awan yang menutup langit perlahan - lahan tersibak oleh bola putih kekuning - kuningan. Cahaya merah merona diufuk timur. Perlahan - lahan timbulah temberang yang kian membesar hingga membentuk setengah lingkaran sang surya y\nang merah menyala. Berangsur - angsur warnanya berubah menjadi keemasan.

Udara sekitar mulai menerang. Mulailah suatau hari dan kehidupan yang baru. Semuanya mengingatkan kita akan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Kecuali di puncak Bromo, atraksi matahari terbit bisa di lihat di Puncak Pananjakan.

Pada tanggal 14 dan 15 bulan ke duabelas (tahun Jawa) atau bulan Desember/Januari (tahun Masehi) diadakan upacara Kasada. Dalam upacara ini dikorbankan sebagian hasil sawah, ladang dan ternak masyarakat dengan melemparkannya ke kawah Gunung Bromo sebagai tanda syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain Upacara Kasodo juga di kenal Upacara Karo Dan Ayak-ayak.

Menuju Lokasi

Dari Surabaya. Untuk menuju Gunung Bromo dari arah Pasuruan. Dari Surabaya kita naik bis menuju Probolinggo dan turun di Pasuruan yang membutuhkan watu 1,5 jam. Selanjutnya naik colt menuju Desa Tosari - Wonokitri. Di Wonokitri kita dapat bermalam di hotel atau losmen atau dapat juga langsung meneruskan per-jalanan menuju Gunung Pananjakan atau masuk ke lautan pasir menuju puncak Gunung Bromo. Bila dari arah Probolinggo, kita naik colt atau bis menuju Sukapura, kemudian kita terus ke Ngadisari.

Dari Ngadisari naik kuda atau berjalan kaki menuju Cemoro Lawang ± 3 km. Di Cemoro lawang kita dapat bermalam di hotel atau losmen. Besuk pagi kita dapat melanjutkan perjalanan ke kawah Gunung Bromo, yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki atau naik kuda yang disewakan oleh masyarakat setempat. Bila dari arah Malang kita bisa lewat Jemplang, Ngadas. Dari Malang naik minibus menuju ke Tumpang (18 Km) sekitar 30 menit.

Dari Tumpang perjalanan kita lanjutkan dengan naik Jeep menuju ke Jemplang sekitar 1,5 jam perjalanan melewati Desa Gubuk Klakah dan Desa Ngadas. Disekitar perjalanan kita dapat menyaksikan pemandangan alam yang berupa kebun-kebun penduduk yang berada di lereng-lereng gunung dan hutan alam yang masih asli. Memasuki Desa Ngadas di sekitar jalan kita melewati hutan cemara yang tertata rapi. Kondisi jalan dari Tumpang menuju Jemplang sekarang sudah baik.

Dari Jemplang perjalanan kita teruskan menuju ke Gunung Bromo melewati jalan berbatu dan lautan pasir selama 1 jam perjalanan dengan Trekking. Bila lewat Purwodadi, dari Kota Malang kita naik Bus atau minibus menuju ke Purwodadi selam 30 menit. Dari Purwodadi kita naik minibus menuju ke Desa Tosari, melewati Desa Nonggojajar selama 1,5 jam perjalanana. Dari Tosari kita teruskan menuju Wonokitri. Menuju Kawah Gunung Bromo dapat didaki melalui tangga buatan (249 buah), dari sini akan terlihat kawah Bromo mengangah lebar dengan kepulan asap yang keluar dari dasarnya.

open trip gili labak madura

5 Obyek Wisata Bromo Yang Populer Setelah Dibuka Kembali

spot wisata gunung bromo pasca pandemi 5 Obyek Wisata Gunung Bromo, selain Kawah Gunung Bromo yang hingga saat ini masih belum bisa dikunjungi lebih dekat dari radius 1 km. Masih ada obyek-obyek lainnya di Bromo yang secara resmi telah dibuka dan diijinkan untuk pengunjung. Bahkan dari hasil evaluasi pelaksanaan Reaktivasi Kawasan Wisata Gunung Bromo, telah menunjukkan hasil yang baik sehingga mengalami peningkatan kuota dari 20% menjadi 40% dengan total 1.265 pengunjung perhari yang tersebar dalam 5 site wilayah wisata Bromo.
Adaptasi baru di kawasan wisata gunung Bromo, selain menerapkan standart operasi dan prosedur yang ketat kepada pengunjung dalam hal saling menjaga kesehatan bersama. Juga membatasi jumlah pengunjung harian melalui 5 site kawasan wisata Bromo, Site Pananjakan, Bukit Cinta, Bukit Kedaluh, Savana Teletubbies dan site Mentigen. 

Masa New Normal atau era adaptasi kebiasaan baru ini, Kawasan wisata gunung Bromo juga telah menetapkan beberapa hal baru untuk pengunjung guna mencegah penularan wabah COVID-19 ini lebih luas lagi dari kawasan wisata gunung Bromo. 

BACA JUGA: Panduan Pemesanan Tiket Online Kawasan Wisata Bromo

puncak pananjakan kawasan wisata gunung bromo

1# Site Pananjakan Bromo

Bromo dan Sunrise, dua hal yang menjadi alasan dikejar para pelancong. Tidakkan terpisah antara keduanya sebagai salah satu terbaik di Indonesia untuk diburu gambarnya, The Golden Sunrise Bromo. Dan sudut terbaik untuk membidiknya sekaligus yang paling populer adalah di Puncak Gunung Pananjakan.

Jika yang dimaksud lokasi terbaik melihat sunrise di gunung Bromo, pastilah itu untuk Puncak Gunung Pananjakan 1; The Famous of Sunrise. Berada di ketinggian 2.744 mdpl arah barat daya gunung Bromo. Lokasinya berupa tribun 10 tingkat berbentuk lingkaran, pastinya menghadap ke arah timur menuju terbitnya matahari.

Pananjakan 1, memiliki fasilitas paling lengkap mulai fasilitas mushalla, toilet, parkir Jeep Bromo atau kendaraan juga warung dan kios penjaja makanan. 

Disebut dengan Pananjakan 1, karena saat ini ada yang yang kedua atau sering disebut dengan Seruni View Point (2.430 mdpl). Spot sunrise alternatif jika Pananjakan terlalu penuh oleh pengunjung. Catatan penting untuk menuju lokasi ini adalah harus rela bangun pagi demi untuk fenomena alam di hari pertama di gunung Bromo.

KAPASITAS PELANCONG: Tahap 1: 178 wisatawan | Tahap 2: 250 wisatawan

BACA JUGA: Jumlah Kuota Pengunjung Harian di Gunung Bromo

bukit teletubbies

2# Site Savana Teletubbies Bromo

Padang sabana Teletubbies akan terlihat paling cantik saat menghijau atau awal musim kemarau, seluruh bukit ini serasa dilapasi permadani hijau. Pemandangan yang tampak beda jika kamu datang saat musim kemarau, keduanya adalah tampilan terbaik selain lautan pasir di gunung Bromo.

Di gunung Bromo, masing-masing site atau lokasi punya popularitasnya sendiri bagi para wisatawan. Jika Pananjakan dikejar untuk pemandangan paginya, Bukit Teletubbies diburu sebagai spot selfie. 

KAPASITAS WISATAWAN: Tahap 1: 347 wisatawan | Tahap 2: 694 wisatawan

BACA JUGA: Patuhi Aturan-Aturan Ini Selama Wisata di Gunung Bromo

bukit kingkong bromo

3# Site Bukit Kedaluh atau Bukit Kingkong Bromo

Masih seputar bahasan spot sunrise di gunung Bromo, adalah di Bukit Kedaluh untuk nama lokalnya. Nama Kingkong disematkan karena bentuk bukit yang jika diperhatikan lebih seksama mirip dengan muka Kingkong. Yang jelas tidak akan pernah ada Kingkong yang sebenarnya disini.

Kedaluh, sebutan masyarakat Tengger untuk bukit ini berasal dari bahasa sansekerta yang berarti pengharapan akan kesuburan tanah wilayah Tengger.

Selain dari view point yang telah disediakan, Anda juga bisa menelusuri jalur trekking sejauh kurang lebih 50 meter untuk mendapatkan angle yang lebih keren. Salah satu sisi puncak bukit langsung menghadap ke Gunung Batok, Kawah Bromo, dan Lautan Pasir, tambahan bonus pemandangan pagi tercantik di Gunung Bromo.

Lokasi Bukit Kedaluh berbentuk tanah lapang di atas bukit yang dibatasi pagar beton. Bukit Kingkong atau Kedaluh ini bisa menjadi alternatifmu bila Puncak Pananjakan sudah ramai.

KAPASITAS WISATAWAN: Tahap 1: 86 wisatawan | Tahap 2: 129 wisatawan

4# Site Bukit Cinta Bromo

Lokasi kedua dari jalur Pasuruan ialah Bukit Cinta, bukit dengan ketinggian 2.680 mdpl. Lokasi ini cukup populer karena namanya. Terdapat tembok besar bertuliskan Love Hill Bromo Tengger sebagai penanda sekaligus tempat berfoto. 

Dari sini wisatawan sudah bisa melihat Kaldera Tengger, yaitu Gunung Bromo, Gunung Kursi, Watangan, dan Gunung Widodaren. Dari sini pula Anda bisa melihat gagahnya puncak tertinggi di Pulau Jawa, Puncak Mahameru. 

Mengutip dari papan informasi TNBTS, Suku Tengger menyebut lokasi ini dengan Lemah Pasar yang nama aslinya Pasar Agung. Ini adalah tempat digelarnya Upacara Adat.

KAPASITAS WISATAWAN: Tahap 1: 28 wisatawan | Tahap 2: 42 wisatawan

site mentigen

5# Site Mentigen Bromo

Lokasi berikutnya adalah Site Mentigen atau Bukit Mentigen. Lokasinya berada di Lawang Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Wisatawan yang tiba di tempat ini akan takjub dengan pemandangan Gunung Bromo dan Gunung Batok yang terlihat jelas.

KAPASITAS WISATAWAN: Tahap 1: 100 wisatawan | Tahap 2: 150 wisatawan

open trip gili labak madura

Sabtu, 12 September 2020

Mau Wisata ke Bromo? Patuhi Beberapa Aturan Era New Normal ini

aturan ke bromo di era adaptasi kebiasaan baru Wisata Gunung Bromo sudah dibuka kembali, alhamdulillah semua akhirnya merasa senang baik wisatawan atapun semua kalangan yang terpaut pekerjaannya dengan gunung Bromo. Dibukanya kawasan Bromo kembali ini akan berlangsung bertahap, dengan menerapkan protokol kesehatan di era new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Pada masa penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru New Normal ini, BB TNBTS telah menggantikan pemesan tiket secara online. Mewajibkan kepada pengunjung sehat dengan membawa surat sehat dari dokter. Secara bertahap akan membatasi kuota pengunjung Bromo mulai dari 20% yang terbagi pada beberapa spot Bromo, juga membatasi usia pengunjung dari minimal 10 hingga 60 tahun maksimal. Serta menerapkan pembatasan kapasitas Jeep Bromo menjadi 50%.

Maka penting bagi wisatawan untuk mengetahui apa saja kiranya peraturan yang ditetapkan oleh pengelola Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru kali ini, karena sudah wajib hukumnya untuk mematuhinya. Berikut apa saja yang menjadi syarat untuk wisata ke gunung Bromo:

1# Memesan Tiket Bromo Secara Online

Para pengunjung bisa langsung memesan sendiri tiket masuk Bromo secara online melalui situs resmi TNBTS pada tautan https://bookingbromo.bromotenggersemeru.org 


gunung bromo yang hijau, sudah dibuka kembali untuk para pelancong
Semasa pandemi COVID-19, pihak TNBTS telah menutup semua loket offline dan tidak memberlakukan pembelian langsung. Akan lebih baik para pengunjung memesan jauh hari untuk pemesanannya ini.

BACA JUGA: Tiket Online Bromo: Panduan Pemesanan Tiket Masuk Gunung Bromo

2# Batasan Usia Pengunjung, Mulai 10 hingga 60 tahun

Demi keamanan dan alasan kesehatan, batasan usia pengunjung yang diperkenankan bisa memasuki kawasan gunung Bromo mulai dari paling kecil 10 tahun dan maksimal 60 tahun. 

3# Kondisi Sehat, Buktikan Dengan Surat Keterangan Sehat

Semua pengunjung Bromo, disyaratkan dalam kondisi sehat dan prima, cukup dengan membuktikannya melalui surat keterangan sehat bebas ISPA dari dokter terlebih dahulu. Bisa didapatkan dari Puskesmas atau Rumah Sakit.

4# Suhu Tubuh Tidak Lebih dari 37 derajat celcius

Setiap pengunjung yang akan memasuki kawasan wisata gunung Bromo akan di cek suhu tubuh oleh petugas yang ditunjuk, Pelancong yang memiliki suhu tubuh dibawah 37,3 derajat celcius diperbolehkan masuk dan jika diatas batas suhu tersebut dipernankan kembali untuk istirahat atau berobat.


wisata di gunung bromo kondisi new normal

5# Wajib Memakai Masker dan Jaga Jarak 

Penting diketahui, dengan memakai masker bikin orang lain akan menjaga jarak. Menjadi syarat penting bagi semua wisatawan gunung Bromo untuk pencegahan penularan virus COVID-19. Saling menjaga kesehatan adalah hal utama selama wisata di gunung Bromo. 

Membawa sarung tangan salah satu yang penting selama di Bromo, selain berfungsi penahan hawa dingin saat pagi dan sunrise, juga melindungi kesehatan bagi pemakainya untuk penularan virus ini.

6# Kuota Pengunjung Bromo

Bromo dibuka dengan batasan kuota sebesar 20% dari kapasitasnya, dan bertahap akan diperbanyak dan meningkat menjadi 40% dan seterusnya hingga normal kembali.

Selama era AKB, ada kuota pengunjung yang dibatasi di lima site wisata, yakni Site Bukit Cinta 28 orang per hari, Site Pananjakan 178 orang per hari, Site Bukit Kedaluh 86 orang per hari, Site Savana Teletubbies 347 orang per hari, dan Site Mentigen 100 orang per hari.

BACA JUGA: Jumlah Pengunjung Gunung Bromo Dibatasi 739 orang perhari

7# Kawah Bromo Masih Tertutup Untuk Pengunjung

Berdasarkan rekomendasi PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) Pos Gunung Api Cemorolawang, para pengunjung dilarang ke kawah Bromo. Batas radius aman adalah 1 kilometer dari kawah Bromo.

open trip gili labak madura
 
Explore Bromo Posts

Wisata Jawa Timur

Bromo Story

Copyright © 2014 Wisata Gunung Bromo | info@explorebromo.com | support by GO.WEB