Rabu, 02 Juni 2021

Seruni Point: The Great Wall of Bromo Sunrise

seruni point sunrise gunung bromo

Seruni Point, 2.400 mdpl atau sering disebut dengan Pananjakan 2, dibangun untuk memenuhi keterbatasan dan daya dukung Pananjakan 1 dari semakin populernya aktivitas para pemburu mentari pagi gunung Bromo. Membahas panjang lebar tentang Bromo dan Sunrise, tidak akan pernah lepas dari Puncak Pananjakan dan Seruni Point menjadi salah satu yang favorite untuk membidik Golden Sunrise terbaik di Bromo.

Spot Sunrise View yang populer dikalangan explorer di Gunung Bromo adalah di Gunung Pananjakan. Dengan ketinggian lokasinya, tampilan secara keseluruhan dari Gunung Bromo (2.329 mdpl) serasa lebih lega dan luas. Melihat kawah gunung Bromo dari ketinggian. Seruni Point (2.436 mdpl) masih bagian dari gunung Pananjakan dan menjadi alternatif jika spot Pananjakan penuh. Untuk membedakan dengan puncak Pananjakan 1, Seruni point sering disebut juga sebagai spot Pananjakan 2.

Seruni, adalah nama yang populer untuk anak perempuan Jawa. Seruni memiliki arti Bunga, ada juga yang menyebutkan salah satu nama tumbuhan yang hidup di pantai

Seruni Point Pananjakan - Spot Sunrise Gunung Bromo

Ketinggian Lokasi: 2.436 mdpl
Wilayah Administrasi: : Cemoro Lawang, Ngadisari, Sukapura, Probolinggo
Tiket Masuk: Rp. 5000
Suhu Extrem: 3-5° Celcius
Trek: 256 anak tangga

Parkir Kendaraan: tersedia
Toilet; tersedia, tarif 5.000
Musholla: tidak tersedia, bawa alas untuk sholat
Camping Ground: tidak tersedia, dilarang camping
Sewa Kuda: 100.000 - 150.000 PP

Warung Makanan: kedai makan minum, bakso, mie, kopi dan teh
Souvenir: toko oleh oleh syal, sarung tangan, kupluk



Golden Sunrise Gunung Bromo, akan tampil epic dengan sudut pandang lebih tinggi dari Kawah Bromo. Lokasi paling favorit di Seruni Poin adalah puncaknya. Bangunan besar berbentuk Empat Pilar Tugu Brawijaya ini cukup menyedot perhatian para pegiat pagi di kawasan gunung Bromo. Selama era adaptasi baru, jumlah pengunjung untuk area Pananjakan dibatasi sekitar 300-an saja yang terbagi di beberapa site point. pemandangan pagi di gunung bromo dari puncak seruni pananjakan 2

Seruni Point: Tembok Besar ala Bromo di Lereng Pananjakan

Meminjam ide nama The Great Wall dari China, Seruni Point juga dikenal dengan nama yang mirip. Bangunan baru yang megah dan besar ini, untuk mencapainya perlu sedikit perjuangan dengan mulai meniti sebanyak 256 anak tangga menuju puncaknya, membutuhkan kondisi fisik yang bugar dan prima untuk mencapainya. Tapi tak perlu khawatir, menuju puncak Seruni Point juga disiapkan tempat beristirahat sejenak sebanyak 7 (tujuh) titik, kamu bisa rehat sejenak sambil menikmati sejuknya hawa Bromo.

Sebidang lantai datar atau yang disebut bordes sangat membantu explorer yang punya kebiasaan mager dan rebahan dan bisa dipastikan sumber energinya berjudul “ngos”. Pura-pura menelepon, atau berfoto hanyalah dalih semata, padahal sebenarnya sedang berupaya menyambung nyawa dengan napas pas pasan. Tapi okelah, layak dihargai semua perjuangan ini, jangan pernah keliatan lemah di depan mata pujaan hati. Yang pasti, fenomena alam pagi Bromo masih tetap bisa dinikmati dengan situasi ngos ataupun joss.

open trip bromo sunrise setiap hari

Empat Pilar Tugu Brawijaya, Posisi yang paling jadi rebutan para explorer adalah puncak Seruni Point, bisa dikenali dengan bangunan tegak Empat Pilar Tugu Brawijaya, perlambang kejayaan kerajaan Majapahit tempo silam. Dibangun dengan dana APBN sebesar Rp. 5 miliar. Bangunan megah yang berlokasi di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura ini diresmikan oleh Bupati Probolinggo pada tanggal 18 Desember 2018 seruni poin pananjakan 2 bromo golden sunrise

Saran Penting, Sebelum Memutuskan Seruni Poin Sebagai Lokasi Berburu Sunrise Bromo

Sehat dan Bugar demi 256 Anak Tangga, jelas menuju puncak Seruni Point dibutuhkan kebugaran badan dan fisik. Karena kamu harus mendaki secara mandiri, tidak digendong mbah Surip, naik kuda atau ngojek. Karena kendaraan jenis apapun, yang berkaki atau beroda tidak diperkenankan menaiki anak tangga Seruni Point. Bagi keluarga yang menyertakan bayi atau anak yang masih perlu digendong, harap berpikir lebih matang lagi jika memutuskan ke Seruni Poin

Tersedia Sewa Kuda, mohon di catat saja saat explorer mulai turun dari jeep di tempat parkir langkahkan kaki menuju anak tangga pertama sekitar 300 meter jalan menanjak (juga tergantung jarak jauh parkir jika penuh saat high season). Tersedia persewaan gendong Kuda dengan tarif antara 100K hingga 150K, pintar-pintar menawar adalah kunci.

Bawa Minum dan Makanan Ringan, disepanjang jalan anak tangga tidak tersedia penjaja makanan atau minuman. Sebaiknya bawa dan dipersiapkan sendiri dari awal. Banyak minum air putih untuk menghilangkan dahaga serta dehidrasi dan makanan sehat untuk menambah energi. Berbagi dengan pengunjung lainnya yang kebetulan terlupakan membawa bekal sangat tidak dilarang disini.

Tidak Bersandar di Pagar, sudah jelas aktivitas ini sangat riskan dilakukan apalagi dengan banyak orang dan rombongan. Lebih-lebih pagar pembatas emang bukan dibangun untuk bersandar, sehingga mempunyai batas kemampuan menahan beban. Meski tidak ada papan informasi dan peringatan terhadap daya tampung maksimal di area Seruni Point, tetap waspada jika sudah terlalu banyak pelancong yang berada dilokasi ini.

Membawa Lampu Senter, yang terlupakan oleh para pemburu pagi di Seruni Poin adalah penerangan baterai. Sangat berfungsi optimal saat jalan gelap sebelum subuh dari lokasi parkir Jeep menuju anak tangga pertama hingga puncak Seruni Poin, masih diperlukan bantuan penerangan mandiri karena ada beberapa blank spot dari fasilitas penerangan yang disiapkan.

Tiket Masuk Seruni Point Sangat Murah

Explorer akan dikenakan tiket masuk tersendiri untuk ke Poin Seruni. Setiap explorer berkewajiban membeli tiket masuk sebesar 5K/orang. Harga tiket masih tergolong murah tapi belum termasuk tarif tiket memasuki kawasan wisata gunung Bromo, melainkan tiket masuk Seruni Point.

BACA JUGA: Harga Tiket Masuk Kawasan Wisata Gunung Bromo Tengger dan Sekitarnya.

Sunrise Bromo

Fasilitas Umum di Seruni Point

Tersedia lahan parkir untuk kendaraan roda empat atau dua yang cukup memadai, meskipun saat liburan seringkali tidak tertampung dan meluber ke jalan utama. Keperluan Toilet Umum juga disiapkan

Bawa Alas Untuk Sholat yang belum tersedia di lokasi Seruni Poin adalah Musholla, tempat untuk sholat khususnya saat Subuh. Waktu terbaik untuk menunggu dan melihat sunrise adalah berangkat pagi sebelum Subuh. Sekitar mulai pukul 04.00 WIB perlahan mulai nampak perubahan warna dari gelap bertahap menjadi pagi. Datang lebih awal memungkinkan kesempatan lebih banyak untuk mendapatkan posisi terbaik di Seruni Point

Sunrise Bromo dari Pananjakan Seruni Point

wisata banyuwangi kawah ijen dan baluran

1 komentar :

 
Copyright © 2014 Wisata Gunung Bromo | info@explorebromo.com | support by GO.WEB